Categories Artist New Release

Temukan Pesona Melankolis Musik Indie Rock Raster dengan Single Terbaru Rumput

Lo pasti belum denger tentang raster! Yup, band indie rock yang berasal dari Tangerang Selatan ini baru aja ngeluarin single terbaru mereka yang berjudul “Rumput”. Dengan personil yang terlihat solid—Dito di gitar dan vokal, Bino menggesek gitar lagi, Bunga di bas, Dewi di gitar akustik, serta Tosa di drum—raster punya identitas musik yang unik, loh. Mereka ngasih nuansa melankolis yang penuh dengan reverb, dan suara yang tenang tapi tetap ngena di hati.

Bagi raster, musik itu lebih dari sekedar hobi, loh. Mereka menganggap band ini sebagai media untuk menampung berbagai keresahan kecil yang kadang-kadang terabaikan di tengah kesibukan urban. Kata Dito, “raster itu ibarat buku harian yang dibiarkan terbuka. Kami nggak ngejar isu besar, tapi justru fokus ke hal-hal kecil yang sering kita lewatin sehari-hari.” Lo bisa ngebayangin betapa dalamnya pendalaman emosi mereka dalam setiap lagu, kan?

Proses penciptaan lagu “Rumput” juga menarik banget, bro! Semua bermula dari pertemuan di studio yang menjadi wadah tumbuhnya ide-ide tanpa batas. Dito, yang bertanggung jawab untuk lirik, mengambil pendekatan yang unik dengan pengaruh film-film absurd dan eksperimental. Ia bilang, “Gue belajar banyak dari Bi Gan sampai Tarkovsky. Dalam kesamaran itu, ada kejujuran yang bisa dirasakan.” Dan bener aja, ketika lo dengerin musik dari raster, nuansa yang dibangun itu kayak mengajak lo masuk ke dalam memori yang kabur.

Dari sisi kolektif, raster punya perhatian khusus buat Studioland, sebuah komunitas di Tangerang Selatan yang udah sukses menghadirkan acara-acara dengan identitas visual yang kuat. Di sana lo bisa nemuin musisi-musisi fresh kayak Kupu-Kupu, Parasupra, dan BATDD yang bikin atmosfer acara jadi lebih hidup. Dito bilang, “Atmosfer di Studioland bikin musik bukan cuma kedengeran, tapi terasa seperti cerita yang belum selesai.” Dan ya, rasanya keren banget kalau raster bisa berdiri di panggung mereka suatu hari nanti.

Menggagas harapan untuk skena lokal, raster ingin banget agar kota-kota di Indonesia terus memberikan ruang bagi talenta-talenta baru. Menurut mereka, baik dari tempat sempit kayak ruko, halaman kecil, atau ruang gelap dengan lampu temaram, semua itu bisa jadi sarana untuk melahirkan kreativitas. Dito menutupnya dengan menyatakan, “Kami berharap semua kolektif jadi rumah yang menerima segala macam orang. Mari kita bersama-sama ‘usir para jagoan’, agar musik bisa hidup dengan cara yang lebih bebas!”

Jadi, lo udah siap buat menjelajahi dunia musik raster yang penuh dengan makna dan kesederhanaan ini? Jangan sampai ketinggalan! Hop on the train, bro! Kita sama-sama dukung dan eksplorasi perjalanan musik raster!

Atelier Dilettante Menawarkan Gaya Fashion Pria Modern yang Elegan dan Minimalis untuk Setiap Kesempatan

Dapatkan Gaya Stylish dengan Sepatu Lokal Berkualitas dari HEIDEN HERITAGE yang Sedang Naik Daun